Senin, 19 Januari 2015


  Membuat  Blog dengan server local menggunakan Aplikasi Wordpress

  


 Apa itu server local??


Server lokal adalah sebuah program aplikasi yang dapat menghubungkan beberapa data yang terdapat pada komputer dalam bentuk link. Untuk membangun Server Lokal juga diperlukan Server Online.Yang berupa web hosting. Tanpa ada hosting,tidak ada server lokal. Karena kita akan menghubungkan domain hosting kita dengan server lokal yang akan dibuat dikomputer. Jadi,yang diperlukan adalah Personal Komputer (PC) atau Laptop. Tanpa Komputer atau Laptop tidak bisa membangun sebuah server lokal. Makanya,sebelum berniat membuat server lokal,terlebih dahulu yang harus dipikirkan adalah perangkat-perangkat diatas.

WordPress

adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine). WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakanperangkat lunak sumber terbuka (open source software).
Selain sebagai blog, WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuahCMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. WordPress adalah penerus resmi dari b2/cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi. Nama WordPress diusulkan olehChristine Selleck, teman Matt Mullenweg. WordPress saat ini menjadi platform content management system (CMS) bagi beberapa situs web ternama seperti CNN, Reuters, The New York Times, TechCrunch, dan lainnya . WordPress didistribusikan dengan Lisensi Publik Umum GNU.


WordPress juga sangat diminati karena gratis. Setiap orang dapat menginstall aplikasi WordPress ini dengan mudah tanpa harus mengeluarkan uang. Tim developer WordPress sangat agresif menyempurnakan WordPress, baik dari sisi desain yang cantik, kecanggihan programnya dan kemudahan penggunaannya. Saat ini WordPress sedang dalam proses mengeluarkan versi terbaru WordPress 3.0 yang jauh lebih canggih dari versi 2.XX. Walaupun awalnya dirancang untuk blog, WordPress juga dapat digunakan untuk keperluan lain. Misalnya untuk membuat toko online, galeri foto, iklan baris, dsb. Ini karena rancangan WordPress yang sangat fleksibel dengan adanya kemampuan untuk menambahkan plugin (program tambahan). 

WordPress memiliki banyak keunggulan dan fitur untuk dunia blog, antara lain :
  • Gratis. Untuk mendapatkan perangkat lunak WordPress hanya perlu mengunduh dari situsnya tanpa dipungut biaya, bahkan untuk blog komersial sekalipun.
  • Berbasis kode sumber terbuka (open source). Pengguna dapat melihat dan memperoleh barisan kode-kode penyusun perangkat lunak WordPress tersebut secara bebas, sehingga pengguna tingkat lanjut yang memiliki kemampuan pemrograman dapat bebas melakukan modifikasi, bahkan dapat mengembangkan sendiri program WordPress tersebut lebih lanjut sesuai keinginan.
  • Templat atau desain tampilannya mudah dimodifikasi sesuai keinginan pengguna. Sehingga apabila pengguna memiliki pengetahuan HTML yang memadai, maka pengguna tersebut dapat berkreasi membuat template sendiri. Pengguna yang tidak mengerti HTML, tentu saja masih dapat memilih ribuan template yang tersedia di internet secara bebas, yang tentu saja gratis.
  • Pengoperasiannya mudah.
  • Satu blog WordPress, dapat digunakan untuk banyak pengguna (multi user). Sehingga WordPress juga sering digunakan untuk blog komunitas. Anggota komunitas tersebut dapat berperan sebagai kontributor.

 
langkah-langkah membuat web server 
1 .untuk  membuat web server ,terlebih dahulu aktifkan apache dan mySQL pada XAMPP, dengan cara klik start pada apache dan mySQL pada XAMPP,kemudian klik admin pada mySQL,seperti tampilan di bawah ini:

2 Maka akan muncul tampilan phpMyAdmin seperti tampilan di bawah ini:   
3 Buat Database ,dengan cara masuk ke menu Database pada bagian pojok kiri atas window,tuliskan   nama Databasenya ,kemudian klik create,seperti tampilan di bawah ini:



4. Selanjutnya  Check Privilages . Kemudian klik create .dimana nama database yang dibuat akan muncul pada list database.dengan cara memilih database yang telah kita buat.berikut tampilanya:

5. Masuk ke menu Previleges pada menu, buat user baru dengan mengklik Add user pada kolom new,kemudian isi login information,kemudian isi kolom seperti tampilan di bawah ini:

6. kemudian setelah di setting kolom diatas,kemudian centang semua pada global  perivillages,seperti tampilan di bawah ini:
7. jika sudah selesai konfigurasi di atas,maka akan keluar nama pengguna atau user yang telah kita buat,dengan cara klik GO,

8.setelah berhasil membuat database,Copy folder wordpress kedalam htdocs pada XAMPP.seperti gambar di bawah ini:


9 Selanjutnya buka browser,kemudian ketikkan link http://localhost/blogku.dengan menyetting pilihan bahasa yang kita inginkan:


10.selanjutnya pilih klik continiue,maka akan muncul tampilan berikut ini:
11. selanjutnya klik let's go, maka akan keluar tampilan,dimana dengan mengisi setiap kolom,seperti user name,database name,password,database Host yang sesuai dengan settingan admin MySQL sebelumnya.berikut tampilanya:


12,kemudian klik submit

13. langkah selanjutnya klik run the install kemudian kita akan masuk ke wordpress instlation,dimana kita akan membuat halaman blog,dengan mengisi setiap kolom seperti gambar di bawah ini:
pada gambar di atas kita dapat mengisi site title sesuai yang kita inginkan, untuk user name sesuai yang dilakukan di penyetingan awal tadi 

14.setelah semua kolom telah terisi sesuai pada database , dan pastikan benar melakukan konfigurasi informasinya,maka akan muncul tampilan di bawah ini:

15.kemudian pilih,dan klik login, maka akan muncul tampilan di bawah ini,dan kita akan diminta untuk memasukkan user name dan password yang telah kita setting tadi.

16.selanjutnya maka akan muncul tampilan untuk nge-Blog yang terdiri dari fungsi  sub bagian yang berfungsi untuk membuat tulisan pada halaman blog.


17. langkah selanjutnya, apabila kita ingin melihat blog yang kita buat, dapat dilakukan dengan mengetikkan link http://localhost/sri pada browser.berikut tampilanya:

untuk alamat blog diatas, harus di sesuaikan dengan nama blog yang kita buat,

semoga bermanfaat:)

sumber

https://sayanjel.wordpress.com/2014/10/15/apa-itu-wordpress-pengertian-wordpress/











Kamis, 15 Januari 2015



KONFIGURASI FILTER PADA ROUTER MIKROTIK

Apa itu Firewall??

  Firewall merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang di terapkan baik terhadap hardware, software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuang untuk melindungi baik dengan menyaring, membatas atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN)

 firewall digunakan sebagai sarana untuk mencegah atau meminimalkan risiko keamanan yang melekat dalam menghubungkan ke jaringan lain. Firewall jika dikonfigurasi dengan benar akan memainkan peran penting dalam penyebaran jaringan yang efisien dan infrastrure yang aman . MikroTik RouterOS memiliki implementasi firewall yang sangat kuat dengan fitur termasuk:
  •     stateful packet inspection
  •     Layer-7 protocol detection
  •     peer-to-peer protocols filtering
  •     traffic classification by:
  •     source MAC address
  •     IP addresses (network or list) and address types (broadcast, local, multicast, unicast)
  •     port or port range
  •     IP protocols
  •     protocol options (ICMP type and code fields, TCP flags, IP options and MSS)
  •     interface the packet arrived from or left through
  •     internal flow and connection marks
  •     DSCP byte
  •     packet content
  •     rate at which packets arrive and sequence numbers
  •     packet size
  •     packet arrival time
  •     dll 
      http://smc-cahyo.blogspot.com/2014/06/pengertian-firewall-di-router-mikrotik.html 

      Langkah-langkah konfigurasi pada router mikrotik:

1.  langkah pertama lakukan penyettingan DHCP server dan NAT.dengan mengituti langkah sebelumnya,yaitu tentang konfigurasi DHCP server dan NAT pada rouer mikrotik,dimana kita harus memperhatikan pc terhubung pada port ethernet 1 dengan nama interfaces ether1-LAN.dan switch terhubung pada port ethernet 3 di mikrotik



 

2 langkah berikutnya yaitu   melakukan tahapan bloking ip . dengan cara   klik IP kemudian Firewall kemudian Filter Rules kemudian klik + kemudian General. Lakukan settingan sesuai tampilan berikut :

                                 



 maksud penjelasan di atas pada kolom chain,yang berisi "forward" untuk proses paket data yang akan melewati router,untuk "Src Adress dapat kita isi alamat ip yang akan kita bloking,dan untuk "kolom Out interface dapat kita pilih ether3-WAN



3.kemudian klik bagian action ,kemudian pilih drop .seperti tampilan di bawah ini:
 

                                         
 
 maksud  Action pada  drop artinya data yang berasal dari client akan di buang oleh router. Sehingga jika kita mengirim pesan PING ke CMD maka hasilnya adalah "Request Time Out".
  
4.setelah dilakukan dari langkah 2 dan 3,maka akan tampilan sebagai berikut:




5.  dari tampilan gambar di atas ,maka kita dapat membuktikan dengan melakukan ping,dengan situs google.com. Maka akan terdapat RTO seperti tampilan di bawah ini: 

   
gambar di atas menandakan penyettingan untuk membloking ip adress telah berhasil 


6.  langkah berikutnya melakukan filter dengan memblok Mac Address yaitu Source Mac Address. Langkahnya klik + pada Filter Rules.berikutnya buat penyettingan seperti di bawah ini:


  
 7.langkah berikutnya ,  blocking firewall dengan menggunakan mac address. Klik tab + pada Filter Rules. Kemudian isikan mac address PC anda pada kolom Scr. MAC Address,lalu lakukan penyettingan seperti tampilan di bawah ini:
 
                                         
                                        

8 berikutnya akan muncul RTO,seperti tampilan di bawah ini:


                                       
9. langkah berikutnya kita dapat membloking ip kelompok . dari menu firewall,pilih adress list.lalu masukkan ip address yang akan di bloking,yang mana hanya menggunakan 3 ip, dimana 3 ip ini di buat ke suatu kelompok, yang di beri nama kelompok 1.berikut merupakan tampilanya:
 
  

10. berikut untuk tampilan 3 ip yang telah di kelompokkan




11 selanjutnya ke sub filter rules,dengan mengklik + pada general,berikutnya lakukan penyettingan seperti di bawah ini:

                                        
 
12. langkah berikutnya  membuat penyettingan pada menu advanced

                                         
13kemudian pilih ok,yang mana kelompok 1 pada ip adress yang di bloking tadi, tidak bisa melakukan koneksi 

  

 14. selanjutnya kembali menu Filter Rules, kemudian klik +. Pada General, lalukan settingan seperti berikut :


  
15 lakukan kembali pada penyettingan sub advanced



16. dengan melakukan langkah 6 tadi, maka akan di dapat RTO.



17.berikutnya  memblocking pada sebuah situs. dengan cara  melalukan settingan dengan cara klik IP > Firewall > ( + ). Lalu pada bar General  isikan seperti biasanya, tapi alamat IP yang kita isikan bukan di Scr Address tapi di Dst Address, karna kita membloking pada tujuannya.  








pada pemblokingan ini,kami   membloking pada situs facebook.com.dengan ip 31.13.79.246,yang mana pengguna tidak bisa lagi mengakses facebook tadi

semoga bermanfaat

 http://smc-cahyo.blogspot.com/2014/06/pengertian-firewall-di-router-mikrotik.html