Selasa, 16 Desember 2014

Konfigurasi voip dengan software dengan based PBX for windows 3CX Phone System

Pengertian 3CX Phone System

3CX Phone System adalah sebuah software IP PBX yang dapat menggantikan perangkat fisik PBX / PABX. IP PBX dari 3CX ini telah didevelop khusus untuk sistem operasi Windows dan berprotokol standar SIP, sehingga akan lebih mudah dimanage dan tentunya akan cocok dengan segala jenis SIP Phone, softphone maupun IP Phone.

                                http://teknonesia.com/wp-content/uploads/2012/04/3cxa1.jpg
3CX Phone System, selain berbasis Windows, 3CX juga memberikan paket teknologi komunikasi yang lengkap dengan menyertakan voice mail, fax, email dan status kehadiran/online user dan juga Video Call.
Masing-masing user juga dapat mengkonfigurasi pengaturan extensinya masing-masing melalui web-based user portal, yang tentunya dapat diakses dari mana saja tanpa bantuan IT Staff. di antaranya fitur-fitur seperti Call Forwarding dan Caller ID.

Dengan konsol web-based, administrator pun dapat dengan mudah membuat extensi-extensi baru dan mengubah pengaturan IP PBX. Dan karena 3CX Phone System adalah aplikasi Windows, tentunya akan sangat mudah dimonitor dan dikontrol. Anda dapat meingstall 3CX pada sebuah server yang sudah ada, atau bisa divirtualisasikan dan tidak memerlukan perangkat , tenaga dan biaya manajemen tambahan.
Dan yang paling penting dari semua itu, dapat dengan mudah dibuat backup, untuk restorasi ke perangkat lain seandainya terjadi kerusakan pada server

3CX Phone System menyediakan dua edisi, Commercial Editions dan FREE Edition. Keduanya produk yang sama tapi tentu saja yang Commercial Editions fiturnya lebih lengkap dan berbayar :P. Kedua produk dapat diinstallkan hampir di semua Windows versi desktop dan server.
Di Artikel berikutnya, saia akan coba menuliskan bagaimana saia akan menginstalasi dan juga mengkonfigurasi 3CX Phone System yang Free Edition tentunya.

Sumber : http://www.3cx.com.

1.langkah pertama yaitu pastikan pada komputer kita telah  tersedia Software Based PBX for Windows atau Disebut  3CX pada menu start

2. kemudian install  3CX sampai selesai, kemudian lakukan konfigurasi pada 3CX,dengan memulai pilihan bahasa,pilih bahasa yg akan di gunakan, lalu pilih next

         
3.kemudian tentukan ip local Lan ip PBX.pada percobaan ini kami menggunakan ip 192.168.43.175.ip tersebut merupakan ip dari tethering dari smartphone yang di gunakan.

4.berikutnya yaitu kita akan melakukan settingan pada public IP.selanjutnya pilih next, tanpa mengisi ip public

5. jika kita baru pertama membuat IP PBX server, maka pilih Create New PBX,berikut tampilanya
      
     

6.berikutnya menentukan jumlah digit extention, untuk ini kami memilih 3 digit,lalu klik Next
      

7.selanjutnya menentukan SMTP Server untuk penggunaan voice mail.lalu pilih next
  

8.Selanjutnya pilih administator login dengan memasukkan username dan password, disini username dan password yang kami gunakan yaitu admin




    

9.Selanjutnya yaitu melakukan penyettingan pada menu phone Setting.berfungsi untuk konfigurasi telpon. disini kita dapat membuat no extension untuk client dan operator,dengan no extension 100,101,102,dan id serta password yang kita set.untuk penyettingan ini saya tidak melampirkan gambar penyettingan id dan password  nya,berhubung data tidak tercapture pada saat pratikkum


10. Selanjutnya lakukan penyettingan pada Region ,dengan  menentukan negara dan dialing kode.pilih indonesia,lalu klik Next
   

11.Selanjutnya menetukan nomor extension Operator, pada kali ini kita gunakan extension 100. lalu klik Next.
     






 




12.lanjut dengan tahap berikutnya, Next kan aja sampai online registration pilih Skip, lalu Next
 

13. maka  muncul tampilan seperti gambar di bawah ini berarti seluruh proses inisialisai konfigurasi telah berhasil dilakukan. Lalu klik Finish.


14.Selanjutnya lakukan pengaturan 3CX Phone System 10 Ip PBX Server melalui aplikasi Start.lalu double click pada icon 3CX. dan masukan username dan password "admin" seperti gambar dibawah ini.



15.maka akan muncul tampilan di bawah ini,terdapat 3 extension yaitu 100,101,102






16 Setelah anda melakukan registrasi,selanjutnya pilih menu account setting,dengan melakukan konfigurasi  yang dilakukan pada masing2 client pada PC ataupun smartphone yang telah terinstall 3CX nya seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

  
17.untuk menambahkan account silahkan pilih menu new






18.jika semua langkah diatas telah di lakukan,selanjutnya melakukan pengetesan komunikasi dengan menggunakan aplikasi 3CX Phone,dengan mendial no extension yg telah terdaftar.


Jika tampilan 3CX Phone telah seperti gambar diatas saat melakukan dial ke nomor extension yang telah terdaftar, maka anda telah berhasil melakukan Konfigurasi VoIP dengan Software Based PBX for Windows 3CX.



dan status pada Extension status akan berubah menjadi Hijau yang menandakan sudah bisa melakukan panggilan. seperti yang terlihat pada gambardi bawah ini






Senin, 08 Desember 2014

Instalasi Nagios 3 pada ubuntu 12.04

pengertian Nagios

Nagios merupakan salah satu network monitoring tools yang paling handal untuk kategori monitoring sistem. Meskipun termasuk sulit dalam mengkonfigurasinya karena tidak disertai dengan panduan yang lengkap, namun software ini cukup lengkap dari dukungan perangkat-perangkat yang dapat dimonitoring. Dalam hal metode pelaporan atau alert nagios memberikan opsi bisa ke email, sms, dan dokumen cetak. 
        Nagios merupakan suatu host dan service yang di desain untuk memonitoring keadaan suatu jaringan atau bisa memonitoring masalah-masalah pada suatu host tertentu yang ingin kita monitoring. Nagios mengawasi host-host dan servis yang telah ditetapkan, memberi peringatan jika keadaan memburuk, dan memberi tahu kapan keadaan tersebut membaik.
Beberapa fitur yang tersedia pada Nagios diantaranya ialah :
1. Monitoring service-service pada jaringan (SMTP, POP3, HTTP, PING dan sebagainya).
2. Monitoring sistem host (Processor load, Disk usage, dan sebagainya).
3. Web-based interface
4. Desain plugin yang sederhana.
5. Jika terjadi masalah, Nagios dapat menghubungi user lewat email dan sms.
Langkah-langkah konfigurasi Nagios3:

 1. masuk pada terminal ubuntu, ketik perintah sudo su
  Sudo adalah program yang terdapat di linux yang digunakan untuk menjalankan perintah yang membutuhkan akses dari akun root. Sudo hanya dapat digunakan oleh user yang sudah terdaftar di file /etc/sudoers. 
 2. masukkan password yang digunakan
 3. Lakukan pengecekan untuk setiap paket yang dibutuhkan sebelum menginstal cacti dengan cara seperti di bawah ini :
dpkg -l|grep<jenis paket yang akan di cek>
dimana disini saya akan mengecek apache2 dan Nagios3 dengan perintah:
dpkg -l|grep apache2>>
dpkg -l|grep nagios3>>
  Perintah dpkg merupakan salah satu package manager yang dapat kita gunakan untuk melakukan management (install/uninstall).
4. jika sudah terinstall,maka lakukan remove terlebih dahulu untuk install ulang paket,dimana untuk memastikan tidak ada konfigurasi yang telah di lakukan sebelumnya,dengan perintah:
#apt-get remove apache2>>
#apt-get remove nagios3>>
5. install nagios3 pada ubuntu, dengan perintah:
#apt-get install nagios3 
 6  kemudian lakukan konfigurasi selanjutnya ,dengan perintah:
#nano /etc/nagios3/conf.d/localhost_nagios3.cfg
ini merupakan suatu langkah untuk mengkonfigurasi pada localhostnya, untuk melakukan konfigurasi ini, saya memonitoring 3 jaringan pada satu LAN, yaitu siska (jartel2), maruli(jartel3), dan rifat(jartel4).
untuk konfigurasi pada localhost, dapat dilakukan seperti di bawah ini:

# A simple configuration file for monitoring the local host

# This can serve as an example for configuring other servers;

# Custom services specific to this host are added here, but services

# defined in nagios2-common_services.cfg may also apply.





define host{

use generic-host ; Name of host template$

host_name jartel2

alias siska

address 172.16.30.6

}


define host{

use generic-host ; Name of host template$

host_name jartel3

alias maruli

address 172.16.30.10

}

define host{

use generic-host ; Name of host template$

host_name jartel4

alias rifat

address 172.16.30.41





# Define a service to check the disk space of the root partition

# on the local machine. Warning if < 20% free, critical if

# < 10% free space on partition.


define service{

use generic-service ; Name of servi$

host_name jartel1

service_description Disk Space

check_command check_all_disks!20%!10%




define service{

use generic-service ; Name of servi$

host_name jartel2

service_description Disk Space

check_command check_all_disks!20%!10%

}

define service
   use  generic-service  ; Name of serv$
   host_name jartel3
   service_description   Disk Space
  check_command   check_all_disks!20%!10%
        }



define service{

use generic-service ; Name of serv$

host_name jartel4

service_description Disk Space

check_command check_all_disks!20%!10%






# Define a service to check the number of currently logged in

# users on the local machine. Warning if > 20 users, critical

# if > 50 users.


define service{

use generic-service ; Name of servi$

host_name jartel2

service_description Current Users

check_command check_users!20!50

}


define service{

use generic-service ; Name of serv$

host_name jartel3

service_description Current Users

check_command check_users!20!50



# Define a service to check the number of currently running procs

# on the local machine. Warning if > 250 processes, critical if

# > 400 processes.


define service{

use generic-service ; Name of servi$

host_name jartel2

service_description Total Processes

check_command check_procs!250!400

}

define service{

use generic-service ; Name of serv$

host_name jartel4

service_description Total Process

check_command check_procs!250!400

}






# Define a service to check the load on the local machine.


define service{

use generic-service ; Name of servi$

host_name jartel2

service_description Current Load

check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.0$

}


define service{

use generic-service ; Name of serv$

host_name jartel3

service_description Current Load

check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.$

define service{

use generic-service ; Name of serv$

host_name jartel4

service_description Current Load

check_command check_load!5.0!4.0!3.0!10.0!6.$ 
7.  Kemudian lakukan konfigurasi pada host groups nya, dengan perintah:
# nano /etc/nagios3/conf.d/hostgroup_nagios2.cfg
lakukan konfigurasinya seperti di bawah ini:
# Some generic hostgroup definitions
# A simple wildcard hostgroup
define hostgroup {
        hostgroup_name  all
                alias           All Servers
                members        jartel1, jartel2,jartel3,jartel4
        }

# A list of your Debian GNU/Linux servers
define hostgroup {
        hostgroup_name  debian-servers
                alias           Debian GNU/Linux Servers
                members         jartel1,jartel2,jartel3,jartel4
        }

# A list of your web servers
define hostgroup {
        hostgroup_name  http-servers
 alias           HTTP servers
                members         jartel1,jartel2,jartel3,jartel4
        }

# A list of your ssh-accessible servers
define hostgroup {
        hostgroup_name  ssh-servers
                alias           SSH servers
                members         jartel1,jartel2,jartel3,jartel4
        }
# A list of your ping-accessible servers
define hostgroup {
        hostgroup_name ping-servers
                alias           PING servers
                members         jartel1,jartel2,jartel3,jartel
4
}


8 .Setelah itu lakukan konfigurasi pada servicenya, dengan cara seperti di bawah ini:
  #nano /etc/nagios3/conf.d/services_nagios2.cfg
lakukan konfigurasi seperti di bawah ini:

 #check that web services are running
define service {
        hostgroup_name                  http-servers
        service_description             HTTP
        check_command                   check_http
        use                             generic-service
        notification_interval           0 ; set > 0 if you want to be renotified
}

# check that ssh services are running
define service {
        hostgroup_name                  ssh-servers
        service_description             SSH
        check_command                   check_ssh
        use                             generic-service
        notification_interval           0 ; set > 0 if you want to be renotified
}
# check that ping services are running
define service {
        hostgroup_name                  ping-servers
        service_description             PING
        check_command                   check_ping
        use                             generic-service
        notification_interval           0 ; set > 0 if you want to be renotifi$
} 
 


9. setelah konfigurasi  pada localhost,host groups dan services selesai,maka lakukan restart,dengan perintah:
# /etc/init.d/nagios3 restart   

10. kemudian langkah berikutnya yaitu mensetting password baru sesuai password yang kita inginkan,lakukan perintah seperti di bawah ini:
#sudo htpasswd -c /etc/nagios3/htpasswd.users nagiosadmin

11. kemudian buka browser,lalu buka link http;/localhost/nagios3, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

            

12. Setelah login,maka kita akan masuk ke halaman nagios3,seperti di bawah ini
            

13. Klik MAP pada bagian kanan halaman Nagios, maka akan muncul tampilan host tetangga yang telah anda konfigurasi tadi. Tampilannya seperti ini :

        
          
            Host Status Detail for All Groups
       
       
    Service Overview for All Groups 
     
  Gambar di atas merupakan gambar tampilan awal Nagios 3 yang telah saya konfigurasi sebelumnya. Halaman ini dapat dilihat dengan mengakses ke browser http:/localhost/nagios3.
Setelah muncul tampilan awal halaman nagios, dapat dilihat fitur-fitur yang ada di dalam nagios. Fitur-fitur yang saya gunakan adalah seperti di bawah ini :
STATUS MAP
      
Status Map merupakan fitur yang dapat digunakan untuk mengetahui jaringan local yang akan dimonitoring. Selain itu, juga dapat dilihat jaringan mana saja yang sudah dalam keadaan DOWN, PENDING, dan UP. 
HOSTS

    Host biasanya merupakan perangkat fisik dalam suatu jaringan seperti router, switch, printer, PC, dan sebagainya. Selain itu Host mempunyai alamat sendiri seperti IP Address atau MAC Address.

HOSTGROUPS
  Hostgroups merupakan grup untuk beberapa host. Pada Hostgroup ini dapat dilihat juga rincian-rincian status dari host-host yang termasuk ke dalam hostgroup. Berikut ini adalah tampilan dari Service Overview For All Host Groups :
          
 SERVICES
    Services adalah atribut dari host yang ditetapkan oleh host pula, seperti DNS Record, dll. Pada konfigurasi yang saya lakukan ada tujuh services yang digunakan, yaitu Current Load, Current Users, Disk Space, HTTP, PING, SSH dan Total Processes .
   
         
Pada gambar tersebut terlihat status setiap service memiliki kondisi yang berbeda-beda, yaitu Unknown dan Critical. 
PROBLEMS
     Pada fitur problem ini dapat dilihat beberapa submenu, yaitu Services (Unhandled), Hosts (Unhandled), dan Network Outages. Dari fitur-fitur tersebutlah kita dapat melihat rincian masalah yang terjadi pada konfigurasi yang telah kita lakukan untuk monitoring dari host-host yang telah kita konfigurasi.
    
 Dari gambar tersebut terlihat bahwa Problem Service adalah fitur untuk melihat masalah yang terjadi pada tiap - tiap host.
REPORT
     Pada fitur Report ini saya memilih report untuk hostgroup pada tiap servicesnya, seperti Hostgroup Ping-Servers, SSH-Servers, HTTP-Servers, dan Debian-Servers. Fungsi Report adalah untuk mengetahui gangguan yang terjadi pada tiap services hostgroup, sehingga dapat diketahui persen dari Time Up, Time Down, Time Unreachable, dan Time Undetermined. 


semoga bermanfaat
http://daliman.wordpress.com/tag/nagios/
http://nae14.blogspot.com/2013/06/instalasi-nagios-3-pada-ubuntu-1204-lts.html.